Penerbit: Rumah Quran Annisa, 88 hal, 14,5 x 21. ISBN: 978-623-96705-1-1

Buku ini sangat membantu para Guru/Ustadz/Ustadzah dalam proses belajar mengajar. Lebih mudah menyampaikan materi hafalan, fokus sehingga santri cepat menangkap materi tersebut.
Buku ini juga dapat menjadi panduan orang tua dalam membimbing anak-anaknya untuk menghafalkan Surat Al Fatihah, Surat An Naas sampai Surat Adh Dhuha serta Ayat-Ayat Pilihan di rumah.
Dengan Menggunakan Metode Talqin
Mengenal Metode Talqin
Metode berarti cara yaitu cara yang tepat dan cepat dalam melakukan sesuatu. Atau cara yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan talqin artinya mendiktekan atau mencontohkan untuk ditirukan.
Orang yang melakukan talqin disebut mulaqqin, sedangkan yang ditalqin disebut mulaqqon. Secara istilah dalam pengajaran Al Quran talqin adalah membacakan atau mendiktekan qira’ah (bacaan) yang dilakukan oleh guru kepada muridnya dimana murid mendengarkan dan kemudian mengkuti bacaan guru tersebut.
Jadi metode talqin adalah suatu cara untuk meningkatkan kualitas hafalan siswa, dimana guru mendiktekan atau mentalqinkan bacaan-bacaan atau ayat-ayat Al Qur’an sesuai dengan kaidah bacaan Al Qur’an kemudian siswa mengikuti bacaan yang ditalqinkan tesebut dengan menggunakan kaidah bacaan Al Qur’an benar dan tepat.
Metode talqin sebuah metode yang sudah dilakukan sejak dahulu. Metode ini digunakan untuk mengajarkan Al Qur’an oleh setiap guru kepada muridnya.
Metode ini merupakan metode pertama dalam pengajaran Al Qur’an dikalangan umat Islam. Bahkan pengajaran talqin itu lebih dahulu diterapkan daripada pengajaran baca-tulis.
Seperti malaikat Jibril mentalqinkan Al Qur’an kepada Rasulullah SAW, lalu Beliau membacakannya kembali (setoran hafalan) kepada malaikat Jibril. Selanjutnya Rasulullah SAW mentalqin Al Qur’an kepada para sahabat beliau. Kemudian mereka menyetorkan bacaan dan hafalannya kepada beliau. Begitu seterusnya yang terjadi dalam proses pengajaran Al Qur’an dari generasi ke generasi.
Langkah-langkah Mempraktekkan Metode Talqin
Dalam menerapkan metode talqin ada tiga unsur yang harus ada. Tiga unsur itu adalah pentalqin (guru), orang yang ditalqin (murid) dan bacaan atau surat yang ditalqinkan.
Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Guru memperdengarkan bacaan ayat yang ditalqinkan, kemudian diikuti oleh murid
Guru mencontohkan bacaan kepada murid, lalu murid menirukan bacaan persis seperti yang ditaqinkan guru kepadanya.
Jika terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian antara bacaan murid dengan guru yang mentalqinkannya, maka guru harus segera meluruskannya.
Disini pentalqin (guru) melakukan koreksi sehingga orang yang ditalqinkan benar-benar berhasil menirukan bacaan gurunya. Agar dapat ditangkap dengan baik dan mudah ditirukan mula-mula gurunya mendiktekan dengan secara perlahan-lahan.
2. Melakukan pemenggalan ayat-ayat Al Qur’an yang panjang
Biasanya, kebanyakan dari kita kesulitan untuk menirukan kalimat Al Qur’an yang ditalqinkan jika kalimat (ayat) itu panjang. Untuk memudahkan orang yang ditalqin agar bisa menirukan kalimat yang dibacakan kepadanya secara baik dan benar, perlu melakukan pemenggalan, bisa menjadi dua bagian atau lebih, setelah itu barulah digabung menjadi satu.
3. Melakukan beberapa kali pengulangan
Banyak faktor yang mempengaruhi hafalan seseorang mengenai ayat-ayat atau surat al Qur’an. Ada yang dengan mendengarkan pengulangan beberapa kali saja sudah berhasil fatal. Namun, ada yang memerlukan lebih banyak lagi. Misalnya bagi orang yang sama, untuk berhasil menghafal penggalan suatu ayat (ayat secara utuh) diperlukan lima kali pengulangan.
Sementara itu untuk ayat yang lain diperlukan tujuh kali pengulangan atau lebih. Secara garis besar, ayat yang kalimatnya sudah akrab ditelinga dan lidah seseorang dapat lebih cepat hafal. Sebaliknya ayat yang kalimatnya masih terbilang asing bagi murid membutuhkan pengulangan yang lebih banyak lagi agar berhasil dihafal.
4. Menyetorkan hafalan kepada guru
Setelah murid mampu menghafalkan ayat atau surat Al Qur’an. Kemudian disetorkan kepada guru untuk mengoreksi langsung bacaan murid. Dengan adanya koreksi langsung tahu benar dan tidaknya bacaan murid.
Demikian beberapa cara metode talqin. Selamat mencoba!.





